wpjGawu9aRgpfO9fHzvWgmM9wYE Berita Iptek: Semut

Selasa, 08 Juli 2008

Semut


Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, sebagian besar berada di kawasan tropis. Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni.

Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Satu koloni dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

Anatomi Semut
Secara garis besar anatomi semut (klik gambar dua kali untuk memperbesar) terdiri dari tiga bagian utama yaitu head (kepala), trunk (tubuh) dan metasoma. Seperti hal nya serangga, tubuh semut bersifat exoskeleton - tubuh semut tidak di lindungi oleh kulit dan otot alias tulangnya diluar.

Bagian kepala merupakan bagian yang vital dari semut. Di kepala terdapat eye (mata), feelers (peraba), dan pincher (capit). Semut di lengkapi dengan mata yang saling berhubungan, sehingga memungkinkan semut melihat pergerakan degan sangat baik.

Kepala semut juga dilengkapi dengan dua alat peraba yang berfungsi sebagai alat pencium dan berkomonikasi. Jika semut menemukan sumber makanan, mereka akan memberitahukan temannya dengan menggunakan alat peraba ini. Cara semut berkomonikasi dengan cara melepaskan zat kimia, zat kimia ini memiliki bau yang berbeda (pheromones), bau ini merupakan sinyal yang membedakan semut dengan semut lainnya.

Untuk membawa dan menyobek makanan, semut dilengkapi dengan sepasang capit. Capit juga digunakan untuk mempertahankan diri dari predator lainnya.

Tubuh semut dilengkapi dengan enam kaki. Di setiap kaki dilengkapi dengan cakar yang tajam yang berguna untuk memanjat atau bergantung.

Metasoma di bagian belakang semut berupa kantong racun. Racun ini digunakan semut untuk mempertahankan diri dari bahaya yang menyerangnya.

Semut tidak memiliki jantung. Semut bernapas melalui lubang - lubang kecil ditubuhnya. Oksigen dan karbondioksida masuk dan keluar lewat lubang yang sama.

Sumber: wikipedia, Infowest

2 komentar:

nyarinama mengatakan...

quietly hi tech!!

admin mengatakan...

terima kasih

 
© free template by uniQue menu with : CSSplay photo header : pdphoto